POKER ONLINE
Poker Online - Terima suap, mantan jenderal di China dipenjara seumur hidup
Poker Online - Guo Boxiong divonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Beijing. Dia terbukti menerima suap untuk memanipulasi kenaikan pangkat perwira menengah di Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).
BBC melaporkan, Selasa (26/7), pria 74 tahun itu ditahan sejak akhir tahun lalu. Selain divonis penjara, seluruh aset kekayaan Boxiong disita oleh negara. "Terpidana tidak mengajukan banding serta menerima semua putusan hakim," seperti dikutip dari laporan kantor berita Xinhua.
Sepanjang kurun 2002-2012, Boxiong adalah Wakil Ketua Dewan Kepangkatan PLA. Pada masa yang sama, dia juga memiliki jabatan di Politbiro Partai Komunis China. Sejak 2015, statusnya sebagai anggota partai dicoret karena kejaksaan memeriksanya atas dugaan korupsi.
Berbeda dari terpidana korupsi lain, sidang Boxiong berlangsung tertutup tidak boleh diliput oleh media massa. Nilai rasuah yang diterima sang purnawirawan juga tak disebut rinci. Adapun sumber South China Morning Post memperkirakan jenderal gaek itu menerima suap senilai USD 12,3 juta (setara Rp 161 miliar) selama menjabat.Pokervqq
Ketika masih berkuasa, Boxiong adalah salah satu orang kepercayaan Hu Jintao, mantan presiden Negeri Tirai Bambu sebelum Xi Jinping. Presiden Jinping menggelar operasi pemberantasan korupsi besar-besaran sejak 2013. Sasarannya terutama mantan-mantan pejabat di era Jintao. Beberapa pegiat independen menduga agenda antikorupsi Jinping tak sepenuhnya murni, melainkan dilatari kepentingan politik untuk mengonsolidasikan kekuatan di birokrasi.
Sudah ada beberapa jenderal berpengaruh China yang disidang karena terlibat rasuah. Sebelum Boxiong, Kejaksaan Tiongkok telah menyita kekayaan Xu Caihou. Jendera Angkatan Darat itu memiliki perhiasan, barang antik, sampai uang tunai tersimpan di rumahnya yang perlu diangkut 12 truk. Caihou meninggal sebelum sidangnya tuntas tahun lalu.
Baca kehidupan cinta yang menarik klik agen poker terpercaya
No comments:
Post a Comment